Minggu, 29 Mei 2011

Pengaruh Budaya Jepang di Indonesia

Topik : Manga dan Diplomasi Jepang Di Indonesia

Tesis : Menjelaskan bahwa Manga merupakan media pendukung soft power Jepang dalam hubungan   antar negara, terutama di Indonesia.



                       Indonesia telah menikmati hubungan yang sangat mesra dengan Jepang selama lima puluh tahun. Seiring dengan hal tersebut, masyarakat Indonesia semakin mengenal dan tertarik pada Jepang baik di bidang ilmu pengetahuan, budaya maupun gaya hidup. Jepang seakan terus mengundang decak kagum masyarakat Indonesia. Salah satu aspek yang cukup berperan dalam kesuksesan diplomasi Jepang di Indonesia adalah kehadiran komik Jepang (manga) ke tengah-tengah masyarakat.
akatsuki dari manga naruto
                                           

               Manga sangat mendominasi pasar komik Indonesia, sekitar 80 persen dari total komik yang terjual adalah manga (Kompas. 26/11/2007). Manga dengan mudah dapat ditemui di setiap toko buku dan gerai komik di Indonesia. Bahkan manga dapat dengan mudah ditemui di berbagai taman bacaan dan tempat penyewaan komik. Pada Indonesia-Jepang Expo 2008 terdapat tempat dan sesi tersendiri mengenai manga karena begitu tertariknya masyarakat Indonesia terhadapnya. Manga telah memperoleh kesuksesan dan penggemar dalam jumlah besar di Indonesia.

Siapa tak kenal Doraemon 

      Kesuksesan manga dalam memenangi hati dan pikiran masyarakat menjadikanya mitra dalam diplomasi Jepang. Hal ini diungkapkan Taro Aso ketika menjabat menteri luar negeri untuk menggunakan media dan budaya populer yang sangat efektif dalam mepenetrasi masyarakat dalam diplomasi. Jepang mulai memanfaatkan manga sebagai alat berdiplomasi ke berbagai negara. Manga hadir dan digunakan untuk mendukung multitrack diplomacy di level masyarkat. Manga merupakan media pendukung soft power Jepang dalam hubungan antar negara, terutama di Indonesia.


Saat ini manga telah menjadi suatu yang identik dengan Jepang. Masyarakat seketika akan terbayang pada manga ketika berpikir tentang Jepang dan sebaliknya. Hal ini dapat dilihat pada sosok ikonik dari Doraemon. Masyarakat Indonesia sangat mengenal Doraemon dan mengetahui dari mana ia berasal. Oleh karena itu tokoh yang berasal dari manga yang sangat sukses di Indonesia dijadikan ikon duta diplomasi budaya Jepang. Doraemon menunjukan bahwasanya manga dapat disebut dan menjadi diplomat Jepang masa kini.

Hal ini tidaklah terlalu berlebihan mengingat diplomasi saat ini tidak hanya melibatkan pemerintah semata. Sebagaimana yang dicetuskan oleh Hasan Wirayuda untuk melibatkan berbagai komponen bangsa dalam diplomasi total.

Di saat yang bersamaan media telah disadari sebagai sebuah elemen yang sangat berpengaruh dalam memperkuat karakter dan kesuksesan dari diplomasi. Bila media merupakan elemen yang penting maka bukanlah sesuatu yang mengada-ada untuk menggunakan media populer seperti manga dalam diplomasi. Manga semakin memperkuat citra dan upaya mengenalkan Jepang di Indonesia.
         
 Detective Conan mengambarkan kota kota besar di jepang




     Lalu, manga merupakan media yang efektif dengan efek yang dahsyat untuk melihat dan mengenal Jepang. Manga menawarkan cerita mengenai Jepang melalui visualisasi apik dan penjelasan sederhana yang dikemas sebagai sebuah hiburan.

Manga mengambarkan cerita mengenai Jepang mulai dari sejarah, budaya, gaya hidup, karakter masyarakat, kondisi sosial, semangat hingga humor.
Manga sebagai sebuah media hiburan terlihat sepele namun sebagai media diplomasi ia memiliki efek yang membius.

             Efek yang mengendap di hati dan pikiran masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. Suatu hal yang diimpikan oleh para diplomat dalam berdiplomasi.

Kehadiran manga di Indonesia semakin memperkenalkan Jepang kepada masyarakat. Manga seperti pendukung dari suatu kesebelasan dimana kehadirannya mendukung keberhasilan dan kepentingan nasional Jepang.  
Manga yang merupakan sub-kultur semakin dikenal luas dan diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya remaja. Jepang melalui manga telah berdiri kurang lebih sejajar dengan Amerika Serikat dan film Hollywoodnya dalam segi popularitas dan pengaruh budaya di Indonesia.


                       Diplomasi Jepang di Indonesia selama lima puluh tahun telah dilakukan melalui berbagai strategi. Strategi dan media yang digunakan Jepang untuk mendukung diplomasinya sangatlah beragam. Salah satu bentuk diplomasi Jepang yang sangat menarik dan terhebat selain bantuan dana adalah manga. Manga meningkatkan minat remaja Indonesia untuk belajar bahasa dan mengunjungi Jepang.

                     Remaja Indonesia semakin mengagumi dan mencintai Jepang sekalipun mereka hanya melihat serta mengenalnya melalui manga. Hal ini merupakan keuntungan tersendiri bagi Jepang dalam mempertahankan hubungan baik dengan Indonesia. Dikarenakan memperoleh hati dan kepercayaan dari masyarakat di suatu negara merupakan bagian tersulit dalam diplomasi. Dalam hal ini, Jepang melalui manga cukup berhasil melakukannya di Indonesia.
           Diplomasi manga merupakan keberhasilan dalam memadukan unsur kreativitas dan pemanfaatan media secara maksimal. Indonesia merupakan contoh sukses dimana diplomasi manga berhasil diterapkan dengan baik. Manga merupakan media populer yang semakin memperkokoh hubungan Indonesia dengan Jepang hingga mencapai tahun ke lima puluh. Selain itu, kehadiran manga juga mendukung dan memperkuat pengaruh budaya Jepang di Indonesia. Suatu pencapaian yang digunakan Jepang untuk merintis dan mempertahankan keberhasilan diplomasinya.


Terakhir, Produk budaya seperti manga merupakan hal yang cukup ampuh dalam mendukung diplomasi. Kolaborasi diplomasi dengan manga merupakan suatu hal yang lahir secara kebetulan namun momentum ketenaran manga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Jepang. Diplomasi manga yang telah disebar dan dinikmati di berbagai negara menunjukan era terkini dari politik dunia.



Namae  : Hendro kuswoyo
NIM      : 03083011
Aba      : Jepang (日本語 の 学生)
よろしく お願いいたします。

                                                                     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar